Mengapa Pilih Madu Cerna?

Jika sakit maag, asam lambung tinggi atau gangguan pencernaan lainnya, banyak diantara kita yang langsung minum obat. Bahkan beberapa dari kita yang punya persediaan obat di dalam tas, di meja kerja, bahkan di kamar tidur, jika sedang bepergian dan maagnya kambuh, tinggal minum saja. Tapi apakah kita sadar efek samping dari penggunaan obat kimia dalam jangka panjang?
Perlu diketahui bahwa obat kimia untuk penyakit maag / asam lambung bisa dibedakan menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :

  1. Anti Hiperasiditas
    Pada golongan ini, obat bekerja sebagai penetral kelebihan asam di lambung. Otomatis pada golongan ini hanya ada obat dari senyawa basa. Biasanya digunakan zat-zat bersifat kapur seperti Magnesi dan Alumunii Hidroksid. Selain menetralkan, juga berfungsi sebagai pelindung dari tukak lambung agar tidak terjadi iritasi oleh asam lambung naik.
  2. Antagonis reseptor histamine
    Reseptor Histamin 2 (H2) merupakan salah satu pemicu dari ekskresi asam lambung. Obat golongan ini akan merintangi reseptor tersebut, sehingga asam lambung tidak dikeluarkan. Biasa digunakan untuk menyembuhkan tukak lambung duodenum. Yang termasuk ke dalam golongan ini adalah obat-obatan seperti raditidin, simetidin, famotidin.
  3. Penghambat Proton Pomp
    obat-obat golongan ini menghentikan produksi asam lambung langsung pada sumbernya. Yang termasuk jenis obat ini adalah Obat Lansoprazole 30 mg, dan harus dengan resep dokter.

Obat-obatan kimia lebih banyak bertujuan untuk mengobati gejala penyakitnya, meredam rasa sakit, tetapi tidak menyembuhkan sumbernya. Sehingga akan terasa lebih cepat reaksinya, Dengan kata lain hanya mampu memperbaiki beberapa sistem tubuh (deherba, 2016).

Efek samping ringan bisa terjadi pada tubuh, tergantung pada kondisi masing-masing orang, seperti :  Diare / sembelit, alkalosis (terlalu basa sehingga banyak CO2 yang dibuah tubuh melalui sendawa / buang angin), encefalopatia (kerusakan otak dengan gejala kejang-kejang dan linglung), pusing / sakit kepala, ruam kulit, mulut kering dan berubahnya kebiasaan waktu BAB.

Sedangkan konsumsi obat kimia secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama dapat berakibat buruk pada tubuh. Efek yang ditimbulkan adalah rusaknya organ tubuh lainnya seperti jantung, ginjal dan hati, serta mengakibatkan gangguan mental seperti ketergantungan, perubahan kebiasaan, gangguan psikis, menurun / hilangnya libido, emosi yang lebih labil bahkan hingga ke insomnia. Selain dampak buruk yang ditimbulkan, kelemahan obat kimia adalah kurang efektif untuk jenis yang kronis.

Jika mengalami ciri-ciri efek samping seperti yang tertulis di atas tersebut, ada baiknya lebih bijak lagi dalam penanganan maag/ gangguan pencernaan lainnya.

Solusi pengobatan tanpa efek samping yaitu menggunakan herbal atau produk dari alam? salah satunya yaitu Madu Cerna.

Madu Cerna
Madu sudah sejak lama diakui memiliki banyak sekali manfaat, salah satunya adalah mengatasi gangguan pencernaan seperti asam lambung / maag.
Manfaat madu bagi pencernaan:
1. Menurunkan asam lambung
2. Menyehatkan perut (pengobatan kanker dan peradangan pada usus)
3. Mencegah terjadinya pengendapan karena kandungannya atas asam lebah yang berpengaruh atas bakteri-bakteri usus
4. Mencegah terjadinya sembelit (susah buang air besar)
5. Sumber gizi yang dibutuhkan jaringan liver Selain itu hasil penelitian membuktikan bakteri-bakteri yang menyebabkan penyakit pada manusia tidak mampu hidup dalam madu karena di dalamnya ada zat pembasminya berupa: formic acid (mencegah tidak basi), kandungan gula hingga 80%, zat anti bakteri yang disebut antibacterial inhibitore, dan mengandung H202 hydrogen peroxide yang terkenal sebagai pembunuh bakteri.

Nilai lebih Madu sebagai obat alami adalah pada cara kerjanya yang langsung pada sumber penyakit dengan cara memperbaiki system tubuh, dari sel-sel, jaringan hingga ke organ yang rusak/bermasalah. Selain itu juga meningkatkan system kekebalan tubuh untuk melawat penyakit.
Itulah sebabnya penyembuhan dengan obat herbal relatif lebih lama jika dibanding dengan obat kimia, dan memerlukan terapi yang bertahap.
Seperti fungsi obat tradisional / alami lainnya. Madu Cerna Obat Maag Kronis & Akut

Madu Cerna adalah Madu herbal yang mengandung lebih banyak manfaat dibanding madu biasa, yaitu khusus untuk mengobati keluhan maag dan asam lambung serta pencernaan lainnya:

  1. Royal Jelly yang terkandung dalam madu bermanfaat untuk menyembuhkan luka dan infeksi dalam lambung dengan cara melapisinya.
  2. Kandungan enzim dalam madu membantu dalam mencerna lemak dan karbohidrat
  3. Karbohidrat alami pada madu terdiri dari gula glukosa dan fruktosa, yang lebih mudah diserap oleh tubuh sehingga memberi efek lebih bertenaga. Ini sangat berguna untuk mereka yang lemas saat gejala maag kambuh.

Kelebihan lainnya adalah cara konsumsi madu yang bisa dicampur dengan berbagai bahan alami lainnya, sehingga akan menambah manfaat yang didapatkan. Untuk mengatasi gangguan pencernaan, bisa ditambahkan dengan pemakaian jeruk nipis / lemon. Atau buah lainnya seperti timun / lidah buaya yang memberi efek dingin pada lambung.

Dari uraian di atas bisa kita simpulkan beberapa perbedaan Antara obat kimia dengan Madu Cerna dalam hal mengatasi gangguan pencernaan :

Obat kimia Madu Cerna
–      Harga beragam, mulai dari yang murah hingga ratusan ribu. –      Harga terjangkau
–      Lebih banyak memiliki efek samping dan bisa lebih sering terjadi è bisa merusak system / organ tubuh lainnya –      Minim efek samping
–      Reaksi lebih cepat –      Reaksi lebih lambat
–      Bersifat meredam rasa sakit untuk sementara dan hanya memperbaiki beberapa system tubuh saja –      Menyembuhkan sakit pada sumbernya dan membantu memperbaiki system tubuh secara menyeluruh
–      Kurang efektif untuk jenis penyakit kronis –      Efektif untuk penyakit kronis yang sulit diatasi dengan obat kimia.
–      Berpotensi menyebabkan ketergantungan –      Tidak menyebabkan ketergantungan, pengobatan bisa dihentikan jika sakit sudah sembuh.